Jumat, 18 Februari 2011

terapi jiwa.

halooo. long time no visit my blog. are you miss me? i know the answer, the answer is... not. thanks-_-
oke udah cukup salam pembuka dari gue yang gak penting banget kayanya hihi-_-. i want to tell story deh ke kalian yang pada baca ya. the tittle of storynya itu tentang hipoterapi / terapi jiwa. terapi jiwa yang dialamin gue itu trjadinya waktu gue les. dan ceritanya dimulai dari sekarang.

hari jumat malam gue les jam 19:00 di tempat les gue yang namanya Graha Media. pengajarnya namanya Pak Adi. pak Adi punya istri namanya buk Adi. pak Adi dan buk Adi punya anak, anaknya 1 cowok 2 cewek. mereka keluarga bahagia. eh tunggu, kok gua ngomongin keluarganya pak Adi ya. oke maaf. lanjutkan.
jadi malam itu gue les. pertama biasa biasa ajasih. pak adinya ngejelasin pelajaran fisika tentang kalor sama cermin gitu kalo gak salah. dijelasinnya cuman setengah jam aja. abis ngejelasin, pak adi bilang "oke anak-anak, hari ini kita akan hipoterapi/ terapi jiwa". semuanya pada bilang iya.
pertama pak adinya diam dulu slma beberapa menit, abis itu langsung nulis di papan tulisnya gini: 
Hidup->tak ada tujuan->harganya mahal. pak adi mulai cerita gitu. cerita tentang tujuan hidup anak muridnya masing-masing. "kamu mau sekolah dimana?"itu pertanyaannya. semua pada jawab belum tau pak,belum terbayang pak, entahlah->jwban pasrah. dan ada satu orang yang jawab mau sma binsus, tapi tujuannya ksna belum ada. jadi bagi anak-anak yang belum tau apa tujuannya setelah smp mulai dapat pengarahan yang lebih dalem lagi. lupa bapak itu ngomong apa. yang penting disana gue nangis. satu hal atau mungkin beberapa hal yang gue inget. 
ada 5 yang terpenting untuk buat kita sukses (kalo gak salah)
1. cintai tuhanmu (ini sesuai agama) kalo gue Allah swt :)
2. kedua orangtuamu
3. saudaramu
4. pasangan hidup (tapi ini belum saatnya buat kitakita yang masih remaja labil)
5. teman
ke5 yang diatas itulah yang membuat kita sukses. tapi pak adi bilangin juga, yang prioritas utama yang harus mebuat kita sukses no1 dan no2 (well i'm agree) tanpa Allah dan kedua orangtua yang merestui kita, hidup kita bakal kacau.
gue bakal inget semua kata-kata pak adi. walaupun dipikiran gue lupa, tapi dihati gue udah kesimpan kok semua kata-kata yang dibicarain pak Adi. *kita harus membuat perubahan yang baru yang ngebuat kita memiliki tujuan* that's all. thankyou for reading my blog :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar